- 📰 *KONDISI SD NEGERI TIMBANGNAGARA TASIKMALAYA MEMPRIHATINKAN*
Bangunan Rusak Parah Bertahun-tahun, Guru Khawatir Nyawa Siswa Terancam
TASIKMALAYA – Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri Timbangnagara yang terletak di Desa Ciroyom, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan serta perbaikan segera. Bangunan yang sudah lapuk dan rusak parah ini dikhawatirkan sewaktu-waktu dapat roboh dan menimbulkan korban jiwa, terutama bagi para siswa yang sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah tersebut.
Menurut keterangan salah seorang guru yang bertugas di sekolah ini, kerusakan bangunan yang terjadi sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Hingga saat ini, belum ada tindakan perbaikan atau penanganan serius yang dilakukan oleh pihak berwenang, meskipun kondisi bangunan semakin hari semakin memburuk dan menimbulkan kekhawatiran yang mendalam bagi seluruh warga sekolah.
“Kondisi bangunannya sudah parah sekali, sudah bertahun-tahun begini dan tidak kunjung diperbaiki. Kami para guru sangat khawatir sekali, takut sewaktu-waktu bangunan ini roboh dan menimpa siswa-siswa yang sedang belajar di sini. Nyawa mereka jadi taruhan kalau dibiarkan terus seperti ini,” ungkap guru tersebut dengan nada prihatin.
Kerusakan yang terjadi terlihat jelas pada seluruh bagian bangunan. Dindingnya banyak yang mengelupas hingga bata penyusunnya terlihat dan terbuka lebar, struktur bangunan terlihat lemah, atapnya rusak dan banyak yang bocor, serta bagian pondasi dan tiang penyangga pun sudah tidak layak digunakan. Bahkan, bangunan yang dulunya berfungsi sebagai ruang perpustakaan dan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) kini sudah hancur dan tidak dapat digunakan sama sekali, menyisakan puing-puing bangunan yang menambah ketidaknyamanan serta risiko bahaya di lingkungan sekolah.
Bangunan yang dulunya menjadi sarana penunjang pendidikan dan kesehatan siswa tersebut kini hanya menyisakan kesedihan. Ruang yang seharusnya dimanfaatkan untuk menambah wawasan siswa melalui koleksi buku perpustakaan atau untuk menangani masalah kesehatan siswa, kini berubah menjadi bangunan rusak yang berpotensi menjadi sumber bencana setiap saat.
Para pengajar dan warga sekitar berharap agar pihak pemerintah daerah terkait segera menanggapi kondisi ini dan mengambil langkah nyata. Perbaikan bangunan sekolah ini bukan sekadar soal perawatan gedung, melainkan hal yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan hak pendidikan anak-anak di daerah tersebut. Mereka berharap agar tidak ada lagi penundaan, mengingat risiko bahaya yang sudah mengintai setiap hari.
“Anak-anak adalah generasi penerus, mereka berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan aman. Jangan sampai karena kelalaian atau keterlambatan penanganan, nyawa mereka menjadi korban. Kami menunggu kepedulian dan tindakan nyata dari pihak berwenang secepatnya,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi bangunan SD Negeri Timbang Agara masih dibiarkan demikian dan belum ada kepastian kapan akan dilakukan perbaikan.
Red : Iwan Setiawan








