Kominfo, Registrasi Ulang SIM Card Tak Memakai Nama Ibu Kandung

Kominfo, Registrasi Ulang SIM Card Tak Memakai Nama Ibu KandungKominfo, Registrasi Ulang SIM Card Tak Memakai Nama Ibu Kandung

NewsNKRI,Registrasi ulang SIM card prabayar dipastikan tak memerlukan nama ibu kandung. Untuk menegaskan hal itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun mengirim Surat Edaran ke seluruh operator.

Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat diresahkan dengan permintaan informasi nama ibu kandung saat melakukan registrasi SIM Card. Ini membuat bingung pengguna seluler saat memvalidasi nomor teleponnya dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

Keresahan masyarakat itu bermula ketika masih adenosine deaminase informasi bahwa pengguna seluler harus menyebutkan nama ibu kandung. Terlebih itu Dari nomor 4444, nomor resmi untuk pengiriman registrasi prabayar.

Mengenai hal itu, Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli mengatakan, bahwa nama ibu kandung tidak boleh diungkap. Menurutnya, itu bahaya karena dinilai sebagai super arcanum dan riskan untuk dibagi.

“Tidak perlu (ungkap) nama ibu kandung. Saya sudah kirim Surat Edaran ke semua operator,” ujar Ramli kepada wartawan, Rabu (18/10/2017).

Di kesempatan yang sama Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Republik Indonesia (BRTI) Muhammedan Nashiruddin mengungkapkan pernyataan yang sama dengan Ramli.

“Yang benar registrasi maupun registrasi ulang kartu seluler itu tidak perlu pakai nama ibu kandung, sebagaimana information resmi Kementerian Kominfo,” sebut Muhammedan.

Saat ditelusuri, keresahan masyarakat ini bermula masih ada operator yang menyebarkan informasi registrasi dengan meminta nama ibu kandung. Dari seluruh nomor operator yang dijajal, hanya XL Axiata yang masih meminta nama ibu kandung.

Ketika dikonfirmasi XL, operator rule identik dengan warna biru itu mengatakan bahwa format registrasi tersebut semula sesuai dengan regulasi yang ditetapkan pemerintah. Mengenai penyebutan nama ibu kandung, XL meminta pelanggan untuk mengabaikannya saja.

Baca Juga :   Masih belum diketahui siapa Sekjen Golkar Pendamping Airlangga

“XL mengikuti arahan kebijakan dari pemerintah. Saat ini mengikuti hal yang sama,” kata Henry Wijayanto, PR Manager XL Axiata.

Hal yang sama dimaksud XL adalah pelanggannya agar registrasi menggunakan format NIK#NomorKK# untuk pelanggan baru dan format ULANG#NIK#Nomor KK#. Dalam kesempatan ini juga, XL mengungkapkan menjamin kerahasiaan data pelanggannya dan terstandarisasi dengan ISO 27001.

Komentar Anda

Related posts