Ketokohan Jokowi Diklaim Setara Erdogan, PKS meminta Jokowi membuktikan itu

Ketokohan Jokowi Diklaim Setara Erdogan

NewsNKRI – Politikus NasDem Teuku Taufiqulhadi menyebut ketokohan Presiden Joko Widodo setara dengan Recep Tayyip Erdogan. PKS minta Jokowi membuktikan klaim itu.

“Kami senang kalau Pak Jokowi jadi Erdogan, tapi buktikan pertumbuhan ekonominya melonjaknya luar biasa. Kalau sekarang yang terbukti ekonomi masyarakat kecil, tidak berkembang, pedagang banyak yang tutup. Itu harus dibuktikan,” ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Selasa (26/6/2018).

Menurut Mardani, ada beberapa faktor yang harus dibuktikan Jokowi sebelum diklaim punya ketokohan seperti Erdogan. Mardani menyoroti isu umat.

“Kalau Pak Jokowi mau membela ulama, kemudian mau habis-habisan membela Palestina, menerima pengungsi Rohingya sebagaimana 3 hal itu dilakukan oleh Erdogan bagus,” kata Mardani.

“Kalau kami lihat sekarang masih kurang kalau mau setara Erdogan. Harus lebih kelihatan keberpihakannya kepada umat Islam di dunia,” imbuh dia.

Jokowi, kata Mardani, harus peka terhadap isu umat Islam di dunia seperti konflik Suriah, perang Yaman, hingga Afganistan. Mardani meminta pembuktian oleh Jokowi.

“Kalau Pak Jokowi mau jadi Erdogan, maju keluar, bantu mereka semua, bagus,” ucapnya.

Salah satu inisiator gerakan #2019GantiPresiden itu mengatakan, isu yang diangkat Erdogan di Pilpres Turki baru-baru ini ialah soal 4 juta pengungsi Suriah. Erdogan disebut Mardani mau menampung mereka dengan APBN Turki yang cukup besar, beda dengan lawannya, Muharrem Ince yang kampanyenya mau mengusir pengungsi Suriah dari Turki.

“Artinya Erdogan punya pemihakan kepada kondisi umat yang kuat,” tutur Mardani.

Kemenangan Recep Tayyip Erdogan di Pilpres Turki turut dikomentari Partai NasDem. Sosok Erdogan dinilai NasDem mirip dengan Presiden Joko Widodo.

Anggota Dewan Pakar NasDem Teuku Taufiqulhadi mengatakan, kemenangan Erdogan dalam pemilihan presiden Turki secara mutlak disebabkan dua faktor utama. Pertama, kata dia, karena prestasi. Kedua, karena Erdogan sipil.

Baca Juga :   Bella Thorne Berani Tampil Seksi di Media Sosial Hingga Foto Hot

“Di negara yang sangat lama dikuasai oleh militer tersebut, kehadiran Erdogan sebagai seorang sipil yang berprestasi sangat penting. Erdogan menjadi kebanggaan dalam konteks supremasi sipil.

Taufiqulhadi mengatakan Erdogan membangun Turki dengan sepenuh hati dan membuat negara itu kini diapresiasi pihak luar sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang impresif. Selain itu, Taufiqulhadi menyebut Erdogan dihargai karena kemampuan menguasai ilmu agama yang baik, salah satunya dapat membaca Alquran secara benar.

Beragam karakter Erdogan dan cara kepemimpinannya itu disebut Taufiqulhadi mirip dengan Presiden Joko Widodo. Taufiqulhadi mengatakan kehadiran Jokowi di Indonesia hampir serupa Erdogan.

 

 

Komentar Anda

Related posts

Leave a Reply