Jack Reed : Korut dan AS Memanas,Seoul dan Warga AS Terguncang

Jack Reed : Korut dan AS Memanas,Seoul dan Warga AS Terguncang

NewsNKRI, Senator Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) Jack Reed mengungkap perasaan warga Korea Selatan (Korsel) yang bingung dan terguncang. Kondisi itu dipicu memanasnya perseteruan AS dan Korea Utara (Korut), karena Seoul berada di “garis tembak” jika kedua negara itu perang.

Reed yang menjabat di Komite Angkatan Bersenjata Senat Amerika ini baru saja kembali dari Korea Selatan dan structure demiliterisasi di mana United States intelligence agency berunding dengan para pemimpin Seoul.

”Saya pikir mereka bingung dan saya pikir mereka sedikit terguncang karena mereka mengerti bahwa mereka akan berada di garis tembak jika ada kontak antara Amerika Serikat dan Korea Utara dalam hal operasi militer kinetik,” kata Reed dalam sebuah konferensi pers, mengacu kemungkinan pecahnya perang.

Reed mengutip ucapan-ucapan Presiden Donald Trump soal krisis Korea Utara, di mana dia sempat menegur Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dalam upaya diplomasi dengan rezim Kim Jong-in.

”Di satu sisi mereka mendengar Sekretaris Negara (Menlu) Rex Tillerson ditegur karena menyarankan agar dia (Trump) mencoba membuat jalur komunikasi,” kata Reed. ”Di sisi lain, Trump dengan santai mengatakan bahwa dia mungkin Kwa berbicara dengan (pemimpin Korea Utara) Kim Jong-un,” ujar legislator Reed, seperti dikutip Business business executive, Kamis (19/10/2017).

Trump dijadwalkan mengunjungi Korea Selatan bulan depan, di mana dia akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dan menyerukan pemaksimalkan tekanan pada Korea Utara.

Meskipun pernyataan Reed mengungkap kebingungan warga dan pemimpin Korea Selatan, namun sebuah survei media Korea pada bulan September justru menunjukkan bahwa lebih dari  50 persen warga Korea Selatan sudah terbiasa dengan ancaman provokasi militer.

Baca Juga :   Tragedi Mako Brimob dan Ultimatum Menyerah Jelang Fajar

”Hasil survei menunjukkan warga Korea Selatan sudah terbiasa dengan ancaman provokasi yang berulang setelah lebih dari 60 tahun berada dalam keadaan gencatan senjata,” bunyi pernyataan warga Korea mengacu pada suasana di Korea Selatan tentang tetangganya, Korea Utara.

Komentar Anda

Related posts