Partai Golkar Usung Jokowi di Pilpres 2019, Yakin Akan Memenangkannya

Partai Golkar Usung Jokowi di Pilpres 2019, Yakin Akan MemenangkannyaPartai Golkar Usung Jokowi di Pilpres 2019, Yakin Akan Memenangkannya

NewsNKRI, Partai Golkar konsisten untuk mengusung Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Bahkan partai berlambang pohon beringin itu merasa yakin Jokowi akan sangat diunggulkan pada perhelatan Lima tahunan itu. Golkar menargetkan mantan Wali Kota Solo itu akan berhasil meraih suara di atas 50 % dari seluruh jumlah suar yang ada.

“Kami telah menargetkan kemenangan‎ Pak Jokowi pada Pemilu 2019 smallest 65persen,” ungkap Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Moslem Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (15/10/2017).

Dia menambahkan, penetapan Jokowi sebagai calon presiden (capres) Partai Golkar melalui forum Rapat Pimpinan Nasional partai beringin ini tahun 2016. “Penetapan Capres itu sudah final,” kata Idrus.

Sejumlah langkah untuk memenangkan Presiden Jokowi di Pilpres mendatang sedang disiapkan partai yang dipimpin oleh Setya Novanto itu.

Dengan mendukung Jokowi, Idrus memiliki keyakinan kuat perolehan suara Golkar akan meningkat pada Pemilu 2019.

“Itulah komitmen partai Golkar, dan sekali lagi konsisten kehadirannya membawa elektabilitas serta meningkatkan capaian kemenangan 2019,” paparnya.

Disamping itu,dari pihak KPU sudah menerima Sebanyak 11 partai politik telah datang ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhitung sejak Senin 9 Oktober hingga Sabtu 14 Oktober 2017.

Meskipun datang, KPU tidak begitu saja menyatakan menerima pendaftaran parpol untuk menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Berdasarkan data yang dilansir KPU melalui kpu.go.id, hingga Sabtu 14 Oktober 2017, hanya tujuh parpol yang sudah diterima pendaftarannya, yakni Perindo, PDIP, Partai Hanura, PAN, Partai Nasdem, PKS, Gerindra.

Sementara enam parpol lain, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, Partai Republik, PPP masih dalam proses pemenuhan kelengkapan dokumen persyaratan.

Komentar Anda

Related posts