Berkunjung ke Padang, Anwar Ibrahim Cerita Pernah Dipenjara 2 Kali

Berkunjung ke Padang, Anwar Ibrahim Cerita Pernah Dipenjara 2 Kali

NewsNKRI – Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim berkunjung ke Padang, Sumatera Barat. Dalam pidato saat kunjungan, Anwar sempat bercerita tentang kisahnya yang pernah masuk penjara beberapa kali.

“Saya keluar penjara pada tahun 2018, lalu 2004. Giliran saya di penjara sudah selesai, kini giliran orang lain,” ujar Anwar dalam pidato jamuan makan malam di aula kantor Gubernur Sumatera Barat.
Anwar yang kini menjadi anggota parlemen Malaysia itu tidak menyebut siapa ‘orang lain’ yang dimaksud dalam pidato tersebut. Saat menyampaikan hal itu, para hadirin tertawa dan tersenyum.

Dia kemudian melanjutkan kisahnya. Ketika dibebaskan pada 2004 lalu, Anwar mengatakan mendapat sambutan dari warga Jakarta. Dia mengungkapkan kebahagian dapat diterima dengan baik oleh warga di Indonesia.

“Dulu saya dibebaskan tahun 2004, Jakarta menyambut luar biasa. Saya dianggap sahabat sejati. Dan saya sambung di Ranah Minang ini. Saya lebih senang diterima sebagai sahabat,” kata dia.
Anwar berada di Padang hingga Senin (29/10/2018) mendatang. Ada sejumlah agenda dalam kunjungannya termasuk kuliah umum dan menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang.

Anwar Ibrahim juga menceritakan tentang kehidupan nya, Anwar Ibrahim resmi dilantik sebagai anggota parlemen Malaysia mewakili wilayah Port Dickson, usai memenangkan pemilu wilayah pada Sabtu (13/10). Ditegaskan Anwar bahwa dirinya tak ingin terburu-buru menjadi Perdana Menteri (PM) Malaysia, seperti dijanjikan PM Mahathir Mohamad.

Pelantikan Anwar digelar di gedung parlemen Malaysia di Kuala Lumpur pada Senin (15/10) pagi waktu setempat. Anwar disambut tepuk tangan meriah saat Ketua Dewan Rakyat Malaysia, Mohd Airff Md Yusof, mengumumkan ada anggota parlemen baru yang akan dilantik.

Baca Juga :   Menyedihkan, Ahmad Dani Minta Kepolisian Cabut Kasusnya

Dengan mengenakan baju melayu dan songkok, Anwar diambil sumpahnya sebagai anggota parlemen dan menandatangani deklarasi. Tepuk tangan kembali membahana usai Anwar resmi dilantik.

Terakhir kali, Anwar menjadi anggota parlemen tahun 2013 setelah memenangkan pemilu parlemen untuk wilayah Permatang Pauh. Namun dua tahun kemudian, Anwar harus menyerahkan kursinya setelah divonis 5 tahun penjara oleh Pengadilan Federal atas kasus sodomi tahun 2015.

Sejak saat itu Anwar mendekam di penjara hingga akhirnya bebas usai mendapat pengampunan kerajaan atau royal pardon pada 16 Mei lalu, setelah Pakatan Harapan — koalisi yang dipimpin Mahathir menang pemilu.

 

 

Komentar Anda

Related posts

Leave a Reply