Akibat Maen Hakim Sendiri, Bripda Afifat Dipecat Tidak Hormat Oleh Polda Jateng

NewsNKRI,Jakarta – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah memecat Brigadir Polisi Dua (Bripda) Afifat Agung Dwi Cahyo, anggota Polres Purbalingga yang seorang pengendara mobil di Kabupaten Purbalingga.
Putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) itu merupakan hasil sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar di Bid Propam Polda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Selasa (7/3/2017).
Bertindak sebagai Ketua Sidang adalah Kombes Pol Budi Haryanto, Wakil Ketua AKBP Agus Setyawan yang juga menjabat Kapolres Purbalingga dan AKBP Agus Budi selaku Kasubbid Wapprof Bid Propam Polda Jawa Tengah sebagai anggota.
Terbukti perilaku pelanggar berperilaku tercela, hasil sidang PTDH,” ungkap Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djarod Padakova, Kamis (9/3/2017).

Pelanggar terbukti melanggar Pasal 7 ayat (1) dan Pasal 11 Peraturan Kapolri nomor 14 Tahun 2011. Pada sidang KKEP itu bertindak sebagai penuntut adalah Aiptu Haryono Poniman dan Kompol Budi Pranawa, keduanya anggota Bid Propam Polda Jawa Tengah.

Sementara bertindak sebagai pembela adalah AKBP Haryanto, anggota Bidang Hukum (Bidkum) Polda Jawa Tengah. “Atas putusan itu, pelanggar (Bripda Afifat Agung) mengajukan banding,” lanjut Djarod.
Sebelumnya, insiden yang dilakukan Bripda Afiat Agung terjadi pada Kamis (2/3/2017) di Jalan MT. Haryono, Kabupaten Purbalingga. Saat itu, pengemudi Toyota Avanza nomor polisi B 1182 NKJ yakni Waskito Budi Utomo (22), berkendara ugal-ugalan. Dia tiba-tiba berhenti di Jalan Letnan Sudani, pertigaan Gang Panca, menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Saat itu, Bripda Afifat sedang berada di kios knalpot, sekira 150 meter dari lokasi mobil berhenti. Dia yang memakai seragam dinas Polri bersama temannya, mendatangi mobil, memerintahkan untuk menepikan mobilnya. Namun, Waskito melontarkan omongan kasar kepada Bripda Afifat.

Baca Juga :   Hampir 1 Tahun Kasus Novel, Jokowi Masih Tunggu Kapolri

Dia langsung kabur memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi dan zigzag hingga hendak menabrak truk dan mobil. Di perempatan Jalan MT. Haryono Purbalingga, mobil berputar-putar di tengahnya. Bripda Afifat mengejar dengan sepeda motornya. Beberapa warga sudah emosi, memaksa Waskito keluar mobil, bahkan memukulinya. Saat hendak mengamankan Waskito dari amukan massa, Bripda Afifat tersulut emosinya. Dia memukul Waskito. Saat dibawa ke tepi di sebuah kafe, bertujuan untuk menginterogasi, Waskito malah emosi.
Ini akhirnya membuat Bripda Afifat emosi dan kembali memukul Waskito. Setelah itu dibawa ke Polres Purbalingga hingga ditangani di Polda Jawa Tengah. Insiden ini sempat viral di media sosial.

Komentar Anda

Related posts

15 Thoughts to “Akibat Maen Hakim Sendiri, Bripda Afifat Dipecat Tidak Hormat Oleh Polda Jateng”

  1. Anonymous

    Maen gebuk2in aja.. gmn klo anda yg di posisi itu zoel haqi ?? Dan orang komentar untuk anda sprti itu ??

  2. Anonymous

    pake helm karna mengejar mobil , tindakan yg baik berkemdara mnggunakan helm

  3. Anonymous

    Pemecatan bukan solusi pak hakim yg salah yg mengemudi ugal ugalan kalau sampai menimbulkan jiwa siapa yang salah semoga menang di pengadilan banding ayo kita dukung polisi ini

  4. gilang

    Haloo apakabar negeri ini. Yg jelas2 melanggar masih bisa berkeliaran karena UANG semata…semakin kesini indonesia HUKUMNYA TUMPUL KEATAS TAJAM KEBAWAH! !

  5. antikekerasan

    seharusnya mengamankan.
    bukan malah ikut2an emosi…
    bukannya mengayomi malah nunjukin hebat ..
    untung aja kamu pake seragam. coba klo gak berseragam… 1 banding 1 blm tentu kamu yg menang…
    mestinya ditest psikologi dlu sblm di kasi seragam polisi.

  6. Ingee wo

    Wah manusiawi tuh klo hanya mukul sekali dua kali yg pentik tidak berlebihan. Lagi pula dia mukul krn ada alasanx, si sopirx kurang ajar!! Masih mending di amankan sama pak polisinya, kalo massa yg bertindak gmn?? Jd kayak gak adil nih, sama halx kayak guru, negor dgn sedikit cubitan sama anak didik aja udah di proses hukum. Jadi apa negara kita ini, terkesan manja dan banci. Hal2 yg tidak perlu di besar2kan, harus di buat heboh sampe pake di pecat2 segala lagi. Generasi akan datang akan jadi lemah dan miskin moral kalo sedikit2 di manjakan oleh aturan2 yg tak penting!!!

  7. Coba anda jadi posisi sbg polisi… yg memang bertanggung jwb sbg penegak hukum dan hanya sekedar menertibkan…begitu banyak pelanggaran terjadi setiap hari. Anda yang berniat untuk menertibkan seseorg pelanggar aturan lalu lintas misalnya.terlebih sudah menimbulkan kemacetan… akan tetapi malah mndapat cacian makian dan kata kata kotor. Bagaimana perasaan anda kalau dicaci maki seperti itu? manusia normal Sudah tentu saja trsulut emosinya. Saya turut prihatin dengan pemacatan bripda Afifat, dia hanya segelintir polisi yang masalahnya terangkat ke publik hingga berujung pemecatan.Hukum dinegara ini memang masih banyak tanda tanya”???”.

  8. Slametjoss

    Polisi juga manusia…bisa emosi kalau yg diarahkan malah melawan…menurut saya tidak seharusnya polisi tsb dipecat…saya nggk bela polisi saya juga bkn kluarga polisi tapi klau baca artikel di atas tidak sepenuhnya salah polisi tsb.ada sebab ada akibat.

  9. Rey

    Pengemudi memang salah,sangat salah…
    But,si gaya juga polisi ndak harus kek gitu…
    Nonton video baek2 !!!!

  10. Anonymous

    Jd polisi gak usah macam betul nian, cuek an aja masyarakat sprti itu. Pimpinan gak akan mmbela kita, cari selamat aja.

  11. Polisi cerminan masyarakatnya
    Masyarakat cerminan dari sistem kehidupan berbangsa dan bernegara.
    Ini negara hukum..
    Hukum Rimba maksudnya
    Siapa kuat dia yang menang
    Hajar dulu, resiko belakangan
    Bawalah senjata kemanapun Anda pergi
    Saat ini hanya ada dua pilihan
    Membunuh atau terbunuh

    Apakah sistem seperti ini mau diteruskan???
    Buang demokrasi, ganti dengan sistem Islam

  12. feri

    Polisi nya gk pikir panjang, padahal dia susah payah masuk polisi dan sakit nya di pendidikan selama 7 bulan dan dia di pecat karena emosinya.

  13. Anonymous

    Klo liat video nya kan orang yang nabrak udah minta ampun… tapi polisi itu masih aja nonjoki. Padahal masa juga udah memukuli. Emang mau sampe matiii baru puas. Cuma knapa harus dipecat ya….kan bisa turun pangkat atau hukuman lain.

  14. Anonymous

    Tindakan pak polisi sudah benar, mengamankan Waskito dari amuk massa,agar tidak di bakar hidup”itu pengemudi, yg ke 2 memukul si pengendara itu wajar,krn si Waskito udh di amankan malah songong,menyulut emosi pak polisi,berkendara dgn ugal”an di jalan adalah nyawa taruhannya,apalagi di beritakan sampai zig-zag,kalo sampai terjadi insiden dan banyak korban sampai meninggal??? Pertimbangkan lagi bapak pimpinan dalam mengambil keputusan pemecatan,

  15. Anonymous

    Yg ini mnyalahkan Polisi,yg itu mnyalahkan Pengendara yg ugal2an. Anda2 smua slah, yg seharusnya di salahkan tu org yg udah mengupload Video tu. Krna dialah sumber dri Pemecatan Pak Polisi yg emosian itu.Klo Videonya gak di upload, otomatis gak ada pmecatan kan#Mikir….✌✌✌✌

Leave a Reply